Our Blog

Ini Dia Disinfektan Yang Aman Buat Bilik Disinfektan!

Oleh: Apik Primadya

Akhir2 ini banyak berita terkait pernyataan
WHO bahwa Bilik Disinfektan bahaya bagi kesehatan.

Benar, FOKUS UTAMANYA adalah disinfektan yg digunakan jika mengandung klorin dan alkohol akan memberikan efek buruk bagi kesehatan jangka panjang, karena punya sifat iritatif yg tinggi jika terkena mata dan mulut.

Namun, WHO menyatakan silahkan tetap pakai bilik disinfektan, asalkan cairan kimianya aman dan efektif. Ini yg harus diluruskan, bukan serta merta langsung menutup dan justifikasi bilik disinfektan tdk baik.

Karena kita ambil positifnya di Vietnam chamber sperti ini sangat berguna dan berhasil utk menekan penyebaran virus corona. Bu Risma dan Surabaya juga menggalakkan hal yg sama. Bahkan permintaan bilik disinfektan utk Rumah Sakit, Kepolisian, Kantor Samsat dan tempat pelayanan publik juga masih tinggi.

Seperti yg pernah saya sampaikan dalam postingan sebelumnya bahwa chamber ASLI akan menggunakan cairan disinfektan yg paling aman dan paling minim resiko efek samping. Aman dalam hal ini bukan hanya kandungan formulanya tapi juga disertai dg uji ilmiah, sertifikat/ijin resmi dan perusahaan yg sehat.

Akhirnya kita coba menggandeng beberapa ahli kimia dan pabrikan chemical. Ketemulah disinfektan dg kandungan zat aktif ​Benzalkonium Chloride (info bisa cek www.alodokter.com/benzalkonium-chloride​) yg diproduksi oleh iClean.

Manfaat zat ini:

  1. Menghambat dan membunuh pertumbuhan mikroorganisme
  2. Mencegah terjadinya pencemaran bakteri atau virus penyebab infeksi

Uji coba kita lakukan di laundrynya bu Eva Maria, CLOP Laundry Benhil. Simulasi yg dilakukan adalah:

  1. Bikin larutan yg pas dan tes kadarnya menggunakan quat paper.
  2. Masuk chamber dg mata terbuka dan tanpa masker. Chamber akan menyemburkan cairan sekitar 4 detik
  3. Tes baju yg terkena cairan dg quat paper dan hasilnya 400 ppm

Ini artinya Benzalkonium Chloride menempel pada permukaan dan akan aktif selama 12 jam mematikan virus dan bakteri.

Catatan: larutan yg pas membuat mata tdk perih, pernafasan biasa dan kulit tdk panas.

Maka setelah trial berhasil, kita tentukan disinfectan ini untuk dipakai di RSAL yang hari ini kita serahkan ke RSAL Mintohardjo Jakarta melalui kepala rumah sakit.

RSAL Mintohardjo adalah salah satu RS rujukan corona.

Kami bertemu langsung dg Kepala Divisi Farmasi, pak Asngari dan Kepala RSAL, kolonel laut Waweka.

Berdiskusi dan minta pendapat beliau terutama pernyataan WHO akhir2 ini terkait disinfection chamber. Jawaban beliau, ada 2 poin yg diperdebatkan atau yg dikritik WHO terkait bilik disinfektan yg tdk baik bagi kesehatan jangka panjang:

  1. System penyemprotan
  2. Cairan disinfektan yg digunakan.

Bahkan RSAL punya tenda disinfektan utk Mobil dan Motor yg masuk area RSAL. Pak Asngari juga mengkorfimasi bahwa disinfektannya ada kandungan Benzalkonium Chloride.

Jadi kesimpulannya, InsyaAllah bilik disinfektan ASLI yg fungsi utamanya efektif utk mencegah penyebaran COVID19 namun juga aman bagi tubuh dan sesuai kriteria WHO.

UPDATE INFO!
2 hari ini sudah terkirim Disinfection Chamber di hotel tempat rapat tim gugus tugas penanganan Covid-19 di SULSEL dan bertemu pak gubernur.
Dan hari ini di RSAL Mintohardjo dan bertemu kepala RS. Semoga bermanfaat.

Kawan2 yg sampe jam segini masih update pembuatan chamber dari Aceh hingga Papua, waktunya istirahat besok lanjut lagi brow. Jaga kesehatan dan jangan lupa cuci tangan dengan sabun!

God bless you all 🙏🏻

Leave A Comment